
Chiruran: Shinsengumi Requiem (ちるらん 新撰組鎮魂歌) adalah dorama live-action Jepang tahun 2026 yang mengangkat kisah para samurai pada masa akhir Keshogunan Tokugawa. Cerita berpusat pada Hijikata Toshizo dan perjalanan para pendekar yang kemudian dikenal sebagai Shinsengumi.

Dorama ini merupakan adaptasi live-action pertama dari manga Chiruran: Shinsengumi Requiem, karya Shinya Umemura dan Eiji Hashimoto. Ceritanya menggunakan latar sejarah Bakumatsu, tetapi menggabungkannya dengan interpretasi dramatis dan aksi yang sangat kuat.
Tokoh utama Hijikata Toshizo diperankan oleh Yuki Yamada. Sementara itu, Kondo Isami diperankan oleh Nobuyuki Suzuki, Okita Soji oleh Kota Hosoda, Saito Hajime oleh Kisetsu Fujiwara, dan Serizawa Kamo oleh Go Ayano.
Artikel ini mengandung spoiler berat dan membahas jalan cerita dari bagian awal hingga akhir Kyoto Kessen-hen.
Daftar Isi
- Tentang Chiruran Shinsengumi Requiem
- Urutan Menonton Chiruran 2026
- Edo Seishun-hen
- Episode 1 – Tragedi Okada Izo
- Episode 2 – Kematian Sasaki Aijiro
- Episode 3 – Pengkhianatan dan Pembersihan Internal
- Episode 4 – Serizawa Kamo
- Episode 5 – Pertempuran Menuju Shimabara
- Episode 6 – Okita Soji vs Serizawa Kamo
- Akhir Cerita Chiruran
- Daftar Karakter Utama
- Chiruran dan Sejarah Shinsengumi
- Mana yang Fakta dan Mana yang Fiksi?
- FAQ
Tentang Chiruran Shinsengumi Requiem
Chiruran Shinsengumi Requiem menceritakan kehidupan para pendekar yang berada di tengah kekacauan politik Jepang pada masa Bakumatsu.
Pada masa tersebut, Jepang sedang mengalami perubahan besar. Kekuasaan Keshogunan Tokugawa mulai melemah, sementara kelompok-kelompok yang mendukung kembalinya kekuasaan kepada Kaisar semakin kuat.
Kyoto menjadi salah satu pusat konflik. Dalam situasi inilah para ronin dan pendekar dari berbagai daerah berkumpul dan membentuk kelompok yang kemudian berkembang menjadi Shinsengumi.
Berbeda dari drama sejarah Jepang yang biasanya menggambarkan Shinsengumi secara lebih realistis, Chiruran menggunakan gaya yang lebih agresif dan dramatis. Para tokohnya digambarkan sebagai pendekar yang sangat kuat, sementara hubungan mereka dibangun melalui persahabatan, rivalitas, kesetiaan, dan pengorbanan.
Menurut informasi resmi produksinya, manga yang menjadi sumber cerita memang menggunakan dasar sejarah tetapi memberikan interpretasi yang berani terhadap kehidupan para samurai Shinsengumi.
Urutan Menonton Chiruran 2026
Versi live-action 2026 terbagi menjadi dua bagian utama:
- Edo Seishun-hen – dua bagian spesial yang menjadi fondasi kisah masa muda para tokoh.
- Kyoto Kessen-hen – serial utama sebanyak enam episode yang melanjutkan kisah mereka di Kyoto.
Dengan demikian, keseluruhan cerita live-action yang dirilis pada 2026 terdiri dari 8 bagian. Dua bagian Edo Seishun-hen ditayangkan pada 26 dan 27 Maret 2026, sedangkan Kyoto Kessen-hen mulai dirilis setelah bagian tersebut dan terdiri dari enam episode.
Artikel terkait: Sejarah Shinsengumi: Dari Mibu Roshigumi hingga Akhir Zaman Samurai
Edo Seishun-hen: Awal Perjalanan Hijikata
Sebelum menjadi sosok yang dikenal sebagai “Oni no Fukucho” atau Wakil Komandan Iblis Shinsengumi, Hijikata Toshizo hanyalah seorang pemuda yang keras kepala dan gemar bertarung.
Bagian Edo Seishun-hen memperlihatkan masa muda para tokoh dan bagaimana hubungan di antara mereka terbentuk.
Hijikata bertemu dengan Kondo Isami dan kemudian berhubungan dengan para pendekar yang kelak menjadi orang-orang terdekatnya, termasuk Okita Soji, Yamanami Keisuke, Nagakura Shinpachi dan Saito Hajime.
Salah satu hubungan penting dalam cerita adalah hubungan Hijikata dengan Okada Izo. Izo merupakan seorang pemuda yang pada awalnya hanya ingin menjadi lebih kuat, tetapi kemudian berubah menjadi sosok yang dikenal sebagai “Hitokiri Izo”.
Persahabatan dan perbedaan jalan hidup antara Hijikata dan Izo menjadi salah satu fondasi emosional cerita sebelum perjalanan mereka berlanjut ke Kyoto.
Bagian Edo ini penting untuk memahami mengapa Hijikata begitu terikat dengan orang-orang di sekitarnya dan mengapa konsep keluarga, kekuatan, dan kesetiaan menjadi tema utama dalam perjalanan Shinsengumi.
Episode 1 – Tragedi Okada Izo
Episode 1 membuka kisah Kyoto Kessen-hen melalui cerita tragis Okada Izo, tokoh yang kemudian dikenal sebagai salah satu “Hitokiri” paling ditakuti pada masa Bakumatsu.
Namun Izo tidak digambarkan sejak awal sebagai seorang pembunuh kejam. Ia sebenarnya adalah pemuda yang ingin menjadi kuat dan memiliki sisi yang lembut.
Perubahan Izo terjadi setelah ia dipengaruhi oleh gurunya, Takechi Hanpeita. Manipulasi dan berbagai kejadian yang dialaminya membuat kondisi mental Izo semakin rusak.
Ia akhirnya mengangkat pedang bukan hanya untuk mencari kekuatan, tetapi juga karena rasa marah dan keinginan membalas dendam.
Tragedi Izo kemudian menjadi gambaran tentang bagaimana kekacauan politik pada masa Bakumatsu dapat mengubah manusia biasa menjadi pembunuh.
Kisah ini juga memperkuat hubungan antara Izo dan Hijikata. Keduanya merupakan orang yang memiliki masa lalu sebagai petarung, tetapi kemudian memilih jalan yang berbeda.
Inti Episode 1: kekuatan tanpa arah dapat menghancurkan seseorang. Izo menjadi simbol tragis dari seorang pemuda yang kehilangan kendali atas hidupnya.
Episode 2 – Kematian Sasaki Aijiro
Episode 2 berfokus pada tragedi yang menimpa Sasaki Aijiro, seorang anggota muda dari kelompok Kondo.
Kematian Sasaki membuat gurunya, Nagakura Shinpachi, berubah menjadi sosok yang dipenuhi keinginan membalas dendam.
Nagakura akhirnya melakukan pembalasan terhadap orang yang dianggap bertanggung jawab. Namun tindakannya menjadi masalah besar karena kelompok mereka memiliki aturan yang melarang pertarungan pribadi.
Dalam situasi tersebut, Nagakura berada dalam posisi berbahaya. Ia telah membalas kematian muridnya, tetapi pada saat yang sama ia melanggar aturan kelompok.
Tragedi ini memperlihatkan salah satu konflik utama dalam cerita: apakah seorang samurai harus mengikuti aturan atau membela orang yang dicintainya?
Di balik kematian Sasaki ternyata terdapat permainan politik dan pengkhianatan yang lebih besar.
Episode ini menjadi pintu masuk menuju konflik internal yang akhirnya mengarah kepada Niimi Nishiki.
Inti Episode 2: kesetiaan kepada teman berhadapan dengan aturan organisasi.
Episode 3 – Pengkhianatan di Dalam Mibu Roshigumi
Dalam Episode 3, misteri di balik berbagai tragedi mulai terungkap.
Serizawa Kamo mengungkap bahwa terdapat pengkhianatan di dalam kelompok mereka. Hijikata dan kelompok Kondo kemudian mengambil keputusan untuk membersihkan pengkhianat yang dianggap mengancam masa depan organisasi.
Keputusan tersebut sangat berbahaya karena kelompok mereka sendiri sedang terpecah.
Konflik tidak lagi hanya terjadi antara Shinsengumi dan musuh dari luar. Kali ini, musuh berada di dalam organisasi mereka sendiri.
Hijikata mulai memperlihatkan sisi kepemimpinannya. Ia memahami bahwa jika kelompok mereka ingin bertahan, mereka harus memiliki aturan dan disiplin.
Namun keputusan tersebut juga menunjukkan bahwa Hijikata mulai berjalan menuju jalan yang membuatnya dikenal sebagai “Oni”.
Inti Episode 3: sebelum menghadapi musuh dari luar, Shinsengumi harus terlebih dahulu menyelesaikan pengkhianatan dari dalam.
Episode 4 – Saito Hajime Membunuh Niimi Nishiki
Konflik dengan Niimi Nishiki mencapai puncaknya pada Episode 4.
Setelah serangkaian pengkhianatan dan tragedi, Saito Hajime menghadapi Niimi dalam pertarungan yang menentukan.
Pertarungan tersebut berlangsung sengit dan berakhir dengan Saito membunuh Niimi.
Kematian Niimi seharusnya mengakhiri konflik internal. Namun ternyata masalah yang jauh lebih besar sedang menunggu.
Setelah Niimi tewas, perhatian kelompok Kondo beralih kepada Serizawa Kamo.
Serizawa merupakan pemimpin yang sangat kuat tetapi juga brutal dan sulit dikendalikan. Kekerasannya semakin mengancam keberadaan kelompok mereka di Kyoto.
Dengan demikian, berakhirnya konflik dengan Niimi justru menjadi awal dari konflik terakhir antara kelompok Kondo dan Serizawa.
Inti Episode 4: satu pengkhianat telah disingkirkan, tetapi ancaman terbesar ternyata masih berada di dalam kelompok sendiri.
Episode 5 – Pertempuran Menuju Shimabara
Episode 5 menjadi persiapan menuju pertempuran besar melawan Serizawa Kamo.
Kondo Isami dan kelompoknya memutuskan untuk meninggalkan berbagai strategi licik dan menghadapi Serizawa secara langsung sebagai seorang samurai.
Sebelum keberangkatan, Kondo mengkhawatirkan Okita Soji.
Okita merupakan seorang pendekar jenius yang memiliki kemampuan membunuh luar biasa. Namun Kondo takut Okita kembali kehilangan dirinya sendiri dan berubah menjadi “Oni” ketika berada dalam pertempuran.
Karena itu Kondo meminta Hijikata untuk menjaga Okita.
Setelah itu, para anggota kelompok bergerak menuju Shimabara.
Masing-masing anggota menghadapi lawannya sendiri. Pertempuran tersebut bukan hanya mengenai siapa yang lebih kuat, tetapi juga tentang seberapa besar pengorbanan yang bersedia mereka lakukan untuk teman-temannya.
Hijikata sendiri menghadapi salah satu pendekar terkuat pihak Serizawa dan mengalami luka parah.
Sementara itu, semakin banyak anggota kelompok yang harus mempertaruhkan nyawa.
Pada akhirnya, Okita berhasil mencapai Serizawa.
Dua pendekar kuat tersebut akhirnya berdiri berhadapan.
Okita Soji vs Serizawa Kamo.
Inti Episode 5: semua jalan akhirnya mengarah menuju pertarungan terakhir.
Episode 6 – Pertarungan Okita Soji vs Serizawa Kamo
Episode 6 menjadi klimaks dari Kyoto Kessen-hen.
Okita Soji menghadapi Serizawa Kamo dalam pertarungan yang menentukan masa depan kelompok mereka.
Okita mengeluarkan kekuatan penuh dan sisi “Oni” dalam dirinya. Namun Serizawa menganggap pedang Okita sebagai kekerasan tanpa makna.
Okita kemudian berada dalam kondisi terdesak.
Dalam situasi kritis tersebut, Kondo Isami yang terluka parah datang membantu.
Kehadiran Kondo mengingatkan Okita pada hubungan mereka sejak masa muda. Bagi Okita, Kondo bukan hanya pemimpin, tetapi sosok yang telah menerima dirinya sebagai manusia.
Okita akhirnya memahami bahwa kekuatannya tidak hanya digunakan untuk membunuh.
Ia bertarung demi melindungi orang-orang yang dianggap sebagai keluarganya.
Pertarungan terakhir pun mencapai puncaknya.
Okita berhasil mengalahkan Serizawa.
Kematian Serizawa menjadi titik balik penting bagi kelompok Kondo. Ancaman terbesar dari dalam organisasi telah berakhir, tetapi dunia di luar mereka sedang berubah dengan cepat.
Sinopsis resmi U-NEXT juga menggambarkan episode ini sebagai “pertarungan terakhir” yang mempertaruhkan masa depan Shinsengumi.
Inti Episode 6: Okita menemukan alasan sebenarnya untuk menghunus pedang, sementara kematian Serizawa membuka jalan bagi babak baru perjalanan Shinsengumi.
Akhir Cerita Chiruran Shinsengumi Requiem
Berakhirnya pertarungan dengan Serizawa bukan berarti perjuangan Shinsengumi selesai.
Justru sebaliknya, perjalanan mereka baru memasuki tahap yang lebih besar.
Hijikata kini semakin dekat dengan sosok yang kelak dikenal sebagai “Oni no Fukucho”. Ia menyadari bahwa menjadi pemimpin bukan hanya soal memenangkan pertarungan, tetapi juga tentang membuat keputusan yang berat demi mempertahankan kelompoknya.
Di sisi lain, Jepang sedang bergerak menuju perubahan besar.
Kelompok-kelompok anti-Keshogunan semakin kuat. Tokoh-tokoh seperti Takasugi Shinsaku muncul sebagai simbol perubahan zaman.
Dengan demikian, akhir Chiruran bukanlah akhir kisah Shinsengumi.
Ia merupakan awal dari perjalanan yang pada akhirnya membawa mereka menuju konflik besar, perang saudara, runtuhnya Keshogunan Tokugawa, dan berakhirnya zaman samurai.
Daftar Karakter Utama Chiruran Shinsengumi Requiem

1. Hijikata Toshizo
Hijikata Toshizo merupakan protagonis utama Chiruran. Ia adalah seorang pendekar keras yang perlahan berubah menjadi pemimpin disiplin dan kejam.
Dalam sejarah, Hijikata kemudian dikenal sebagai Wakil Komandan Shinsengumi dan salah satu tokoh paling terkenal dalam Perang Boshin.
2. Kondo Isami
Kondo Isami adalah pemimpin kelompok yang menjadi tempat Hijikata dan para pendekar lainnya menemukan keluarga.
Kondo memiliki sifat yang berbeda dari Hijikata. Jika Hijikata cenderung keras dan disiplin, Kondo lebih banyak menjadi figur pemimpin dan pelindung.
3. Okita Soji
Okita Soji merupakan salah satu pendekar paling berbakat dalam cerita.
Ia memiliki kemampuan pedang luar biasa dan menjadi salah satu karakter paling penting dalam konflik melawan Serizawa Kamo.
4. Saito Hajime
Saito Hajime merupakan pendekar yang tenang dan sangat berbahaya ketika bertarung.
Dalam cerita, Saito memainkan peran penting ketika kelompok Kondo berusaha menyingkirkan Niimi Nishiki.
5. Nagakura Shinpachi
Nagakura Shinpachi adalah salah satu pendekar utama kelompok Kondo.
Hubungannya dengan Sasaki Aijiro memperlihatkan sisi emosional Nagakura dan betapa kuatnya rasa kesetiaannya kepada murid dan teman.
6. Serizawa Kamo
Serizawa Kamo adalah salah satu antagonis utama dalam cerita.
Ia sangat kuat, karismatik, brutal, dan memiliki hubungan konflik yang kompleks dengan Hijikata dan kelompok Kondo.
7. Okada Izo
Okada Izo dikenal sebagai “Hitokiri Izo”. Dalam Chiruran, kisahnya menjadi salah satu tragedi paling emosional karena perubahan dirinya dari seorang pemuda yang ingin menjadi kuat menjadi pembunuh yang ditakuti.
8. Yamanami Keisuke
Yamanami Keisuke merupakan salah satu tokoh penting dalam kelompok Kondo dan bagian dari lingkaran awal yang kemudian berkembang menjadi Shinsengumi.
9. Harada Sanosuke
Harada Sanosuke dikenal sebagai salah satu petarung utama kelompok dan memiliki kemampuan menggunakan tombak.
10. Matsudaira Katamori
Matsudaira Katamori merupakan daimyo Domain Aizu yang memiliki hubungan penting dengan Shinsengumi dalam sejarah.
Dalam versi live-action, tokoh ini diperankan oleh Jun Matsumoto sebagai special appearance.
Fakta Sejarah Shinsengumi di Balik Chiruran
Walaupun Chiruran merupakan karya fiksi, banyak tokoh utamanya memang benar-benar ada dalam sejarah Jepang.
Shinsengumi merupakan kelompok samurai yang aktif di Kyoto pada masa Bakumatsu. Mereka terkenal karena bertugas menjaga keamanan Kyoto dan mendukung Keshogunan Tokugawa.
Tokoh seperti Hijikata Toshizo, Kondo Isami, Okita Soji, Saito Hajime, Nagakura Shinpachi dan Harada Sanosuke merupakan tokoh sejarah nyata.
Namun hubungan pribadi, kemampuan bertarung, dialog dan beberapa kejadian dalam Chiruran telah dikembangkan secara dramatis untuk kebutuhan cerita.
Shinsengumi dan Mibu Roshigumi
Sebelum dikenal sebagai Shinsengumi, kelompok ini berkaitan dengan Mibu Roshigumi, sebuah kelompok ronin yang dibentuk untuk menjaga keamanan Kyoto.
Konflik internal dan perubahan kepemimpinan kemudian menjadi bagian penting dari proses terbentuknya Shinsengumi yang dikenal dalam sejarah.
Hijikata Toshizo dalam sejarah
Hijikata bukan hanya tokoh fiksi. Ia benar-benar merupakan salah satu pemimpin Shinsengumi.
Setelah runtuhnya Keshogunan Tokugawa, Hijikata terus berjuang bersama kelompok pro-Tokugawa dan akhirnya gugur di Hakodate, Hokkaido, pada 1869.
Karena itu, perjalanan yang digambarkan dalam Chiruran sebenarnya baru merupakan bagian awal dari kehidupan Hijikata.
Baca juga: Hijikata Toshizo: Kisah Hidup, Shinsengumi, dan Kematian di Hakodate
Mana yang Fakta Sejarah dan Mana yang Fiksi?
| Tokoh/Peristiwa | Status | Keterangan |
|---|---|---|
| Hijikata Toshizo | Fakta sejarah | Tokoh nyata dan Wakil Komandan Shinsengumi. |
| Kondo Isami | Fakta sejarah | Pemimpin kelompok yang kemudian dikenal sebagai Shinsengumi. |
| Okita Soji | Fakta sejarah | Salah satu pendekar terkenal Shinsengumi. |
| Saito Hajime | Fakta sejarah | Anggota dan pendekar Shinsengumi yang benar-benar ada. |
| Serizawa Kamo | Fakta sejarah | Salah satu pemimpin awal Mibu Roshigumi. |
| Okada Izo | Fakta sejarah | Tokoh nyata dari Tosa yang dikenal sebagai hitokiri. |
| Hubungan antartokoh | Interpretasi | Banyak hubungan dan percakapan didramatisasi berdasarkan manga. |
| Pertarungan ekstrem | Fiksi/dramatisasi | Dibuat lebih spektakuler untuk kebutuhan manga dan live-action. |
Produksi resmi juga menjelaskan bahwa karya ini menggunakan sejarah sebagai dasar tetapi menerapkan interpretasi yang berani terhadap kehidupan para tokohnya.
Mengapa Chiruran Menarik untuk Penggemar Samurai?
Ada beberapa alasan mengapa Chiruran Shinsengumi Requiem menarik bagi penggemar sejarah Jepang dan cerita samurai.
- Tokoh sejarah nyata: banyak karakter utama berasal dari sejarah Bakumatsu.
- Aksi pedang: pertarungan menjadi salah satu daya tarik utama.
- Persahabatan: hubungan Hijikata, Kondo dan Okita menjadi bagian penting cerita.
- Konflik internal: cerita tidak hanya menghadirkan musuh dari luar.
- Drama pengorbanan: banyak karakter harus memilih antara hidup sendiri atau melindungi kelompok.
- Perubahan zaman: cerita memperlihatkan dunia samurai yang perlahan menuju kehancuran.
Serial ini juga mendapatkan distribusi internasional melalui HBO Max. Produksi resmi mengumumkan bahwa serial tersebut tersedia di lebih dari 100 negara dan wilayah mulai 9 Mei 2026.
FAQ tentang Chiruran Shinsengumi Requiem
Apakah Chiruran Shinsengumi Requiem adalah kisah nyata?
Tidak sepenuhnya. Chiruran menggunakan tokoh dan latar sejarah nyata, tetapi jalan cerita, hubungan antarkarakter dan banyak adegan pertarungan merupakan interpretasi fiksi dari manga.
Siapa tokoh utama Chiruran?
Tokoh utama Chiruran Shinsengumi Requiem adalah Hijikata Toshizo, yang diperankan oleh Yuki Yamada dalam versi live-action 2026.
Siapa yang memerankan Hijikata Toshizo?
Hijikata Toshizo diperankan oleh Yuki Yamada.
Siapa yang memerankan Serizawa Kamo?
Serizawa Kamo diperankan oleh Go Ayano.
Berapa episode Chiruran Shinsengumi Requiem?
Versi live-action 2026 terdiri dari dua bagian spesial Edo Seishun-hen dan enam episode Kyoto Kessen-hen, sehingga total terdapat delapan bagian cerita.
Apakah Chiruran memiliki akhir cerita?
Bagian Kyoto Kessen-hen memiliki enam episode dan mencapai klimaks pada pertarungan melawan Serizawa Kamo. Namun kisah kehidupan Hijikata dan sejarah Shinsengumi sendiri masih jauh lebih panjang.
Apakah Chiruran sama dengan anime Shinsengumi?
Tidak. Chiruran memiliki manga dan adaptasi anime pendek yang berbeda dari live-action 2026. Live-action 2026 merupakan adaptasi pertama dari manga utama Chiruran: Shinsengumi Requiem.
Apakah Hijikata Toshizo benar-benar meninggal?
Ya. Dalam sejarah, Hijikata Toshizo gugur pada 1869 dalam konflik yang berkaitan dengan Perang Boshin di Hakodate, Hokkaido.
Apakah Okita Soji benar-benar anggota Shinsengumi?
Ya. Okita Soji merupakan salah satu anggota Shinsengumi yang paling terkenal dalam sejarah Jepang.
Kesimpulan
Chiruran Shinsengumi Requiem bukan sekadar cerita tentang pertarungan samurai. Di balik aksi pedangnya terdapat kisah tentang persahabatan, kesetiaan, pengkhianatan dan perjuangan manusia yang hidup pada saat sebuah zaman sedang berakhir.
Hijikata Toshizo menjadi pusat dari perjalanan tersebut. Dari seorang pemuda yang keras dan gemar berkelahi, ia perlahan berubah menjadi pemimpin yang bersedia mengambil keputusan-keputusan sulit demi kelompoknya.
Sementara itu, Okita Soji, Kondo Isami, Saito Hajime, Nagakura Shinpachi, Serizawa Kamo dan tokoh lainnya memberikan warna berbeda terhadap cerita.
Pertarungan melawan Serizawa Kamo menjadi klimaks penting dalam Kyoto Kessen-hen. Namun bagi Hijikata dan para anggota Shinsengumi, itu bukanlah akhir.
Justru setelah konflik tersebut, perjalanan mereka menuju tragedi terbesar dalam sejarah Shinsengumi baru dimulai.
Bagi penonton yang tertarik dengan sejarah Jepang, Chiruran dapat menjadi pintu masuk yang menarik untuk mengenal Bakumatsu, Shinsengumi, Keshogunan Tokugawa, Perang Boshin, dan kisah akhir para samurai Jepang.
Artikel Terkait
- Sejarah Shinsengumi dan Perjalanan Para Samurai Terakhir Jepang
- Hijikata Toshizo: Kisah Hidup Sang Wakil Komandan Shinsengumi
- Okita Soji: Pendekar Jenius Shinsengumi dan Kisah Tragisnya
- Saito Hajime: Samurai Shinsengumi yang Bertahan hingga Era Meiji
- Bakumatsu: Masa Ketika Jepang Mengakhiri Zaman Samurai
- Perang Boshin dan Kejatuhan Keshogunan Tokugawa

Kendoka, Malang, Jawa Timur, Indonesia





